Tampilkan postingan dengan label Kisah Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Februari 2015

"7 Kunci Kebahagiaan Hidup"




Ibnu Abbas ra. seorang sahabat Rasulullah SAW. suatu ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah para Sahabat) mengenai kebahagiaan dunia. Ibnu Abbas menjawab bahwa ada 7 (tujuh) kunci mendapatkan kebahagiaan dunia, yaitu:
1.  hati yang selalu bersyukur: memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya, sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress; inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas dalam memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan dan diputuskan oleh Allah untuknya, justru membuat ia semakin terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah tersebut. Jika sedang mengalami kesulitan, maka ia akan segera ingat akan sabda Rasulallah SAW.: "Kalau kita sedang sulit maka perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan maka ia bersyukur dengan semakin memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih banyak lagi. Jika ia tetap bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan-kemudahan yang lebih banyak lagi, Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

2. pasangan hidup yang shaleh; mendapatkan pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah tangga yang shaleh juga. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam megajak anak dan istrinya kepada keshalehan. Maka berbahagialah seorang istri bila mempunyai seorang suami yang sholeh, yang pasti akan menjaga istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang shalihah, akan memiliki keikhlasan dan kesabaran luar biasa dalam melayani suaminya,walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah seorang suami yang memiliki seorang istri yang shalihah.

3.  anak yang baik; Suatu hari ketika Rasulallah SAW. sedang thawaf, ia bertemu dengan seorang pemuda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulallah bertanya kepada pemuda itu: "Kenapa pundakmu itu?" Pemuda itu menjawab: "Ya Rasulallah, saya dari Yaman, saya menpunyai seorang ibu yang sudah tua. Saya mencintainya dan saya tidak pernah melepaskannya kecuali ketika ia sedang buang hajat, shalat, atau istirahat. Selain itu saya selalu menggendongnya. Ya Rasulallah, apakah aku termasuk orang yang sudah berbakti kepada orang tua?" Nabi SAW. sambil memeluk anak muda itu berkata: "Sungguh Allah ridha kepadamu, kamu termasuk anak yang shaleh, anak yang berbakti. Tapi ketahuilah, cinta dan kebaikan orang tuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapatkan gambaran bahwa amal ibadah kita tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang sholeh, dimana do'a anak yang shaleh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang shalihah.

4. lingkungan yang kondusif untuk iman kita; maksudnya ialah kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita haruslah orang yang memiliki nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya Rasulallah menganjurkan kepada kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang shaleh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan akan mengingatkan kita bila berbuat salah. Orang-orang yang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya di wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang shaleh.

5.  harta yang halal; Islam bukanlah menilai harta berdasarkan jumlahnya tetapi lebih berdasarkan pada kehalalannya. Ini tidak berarti Islam melarang umatnya untuk kaya. Dalam sebuah riwayat Imam Muslim dalam bab tentang sadaqah, Rasulallah SAW. pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdo'a sambil mengangkat tangannya, "Kamu berdo'a sudah bagus" kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggalmu didapat secara haram, bagaimana do'amu akan dikabulkan ?". Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena do'anya akan mudah dikabulkan Allah SWT. Selain itu harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya akan semakin bersih, suci, dan kokoh, sehingga memberikan ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang dengan teliti selalu menjaga kehalalan hartanya.

6.  semangat untuk memahami agama; semangat memahami agama diwujudkan dengan semangat dalam memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terpacu untuk mempelajari lebih jauh lagi ilmu tentang sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin ia cinta kepada agamanya, semakin tinggi pula cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberikan cahaya bagi hatinya. Semangat memahami agama akan menghidupkan hatinya. Hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi oleh nikmat iman dan nitmat Islam. Maka berbahagialah orang-orang yang dengan penuh semangat memahami ilmu agama Islam.

7.  umur yang barokah; umur yang barokah ini artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Selain itu pikirannya terfokus pada keinginan bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka ia pun sibuk berangan-angan menikmati kenikmatan dunia yang belum sempat ia rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati keinginan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua akan semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah SWT. Inilah semangat hidup orang-orang yang umurnya barokah.

Demikianlah pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai tujuh kunci kebahagiaan hidup di dunia. Lalu bagaimanakah agar kita dikaruniai Allah ke tujuh kunci kebahagiaan dunia tersebut ? Selain berusaha keras untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT. dengan sesering dan se-khusyu' mungkin dengan membaca do'a "sapu jagat", yaitu do'a yang paling sering dibaca oleh Rasulallah SAW. yang mana baris pertama do'a tersebut "Rabbanaa aarina fid dun-yaa hasanah" (yang artinya "Ya Allah karuniakanlah kepadaku kebahagiaan dunia"), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh kunci kebahagiaan dunia sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu abbas ra. yaitu: hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang shaleh, anak yang shaleh, teman-teman atau lingkungan yang shaleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama Islam, dan umur yang barokah.

Walaupun kita sulit untuk memdapatkan ke tujuh kunci kebahagiaan dunia tersebut, setidak-tidaknya kalau kita mendapatkan sebagiannya saja sudah patut kita syukuri.

Sedangkan mengenai kelanjutan do'a sapu jagat tersebut yaitu: "wa fil aakhiroti hasanaw" (yang artinya "dan juga kebahagiaan akhirat"), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukanlah surga tetapi rahmat Allah SWT, kasih sayang Alah SWT. Surga itu hanya sebagian kecil dari rahmat Allah SWT, kita masuk surga bukan karena amal shaleh kita, tetapi karena rahmat Allah.

Amal shaleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan shalat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal sholeh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.

Kata Rasulullah SAW, "Amal shaleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga". Lalu para sahabat bertanya: "Bagaimana dengan engkau Ya Rasulallah ?" Jawab Rasulallah SAW. "amal shalehku pun juga tidak cukup". Lalu para sahabat kembali bertanya: "Kalau begitu dengan apa kita masuk surga ?" Nabi SAW. kembali menjawab: "Kita masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata". (Rasulullah SAW)

Jadi shalat kita, puasa kita, ta'aruf kita sebenarnya bukan untuk mendapatkan surga, tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah SWT. Dengan rahmat Allah SWT. itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).

"Cara Meningkatkan Keharmonisan Keluarga"



Solusi Keluarga Harmonis | Sudah bukan hal yang mudah jika sudah hidup berumah tangga. Banyak sekali kewajiban dan tanggung jawab yang harus dipenuhi untuk setiap pasangan suami istri. Dalam berumah tangga, sudah pasti kita akan menemukan sebuah situasi dimana pertengkarang akan sering terjadi dan biasanya disebabkan oleh kesalahpahaman yang berujung pada hancurnya rumah tangga yang selama ini telah dibangun.
1be4c8208404f6b34edcd903e315286a_keluarga-harmonis
Pertengkaran memang hal yang wajar bila diambil sisi positifnya. Kenapa, karena dengan pertengkaran kita bisa saling mengerti apa yang diinginkan oleh pasangan kita. Namun pertengkaran juga bisa berdampak negatif apabila tidak diselesaikan dengan hati yang dingin. Nah, pertengkaran itu bisa menghancurkan rumah tangga anda. Hampir semua kasus pertengkaran berujung pada perceraian. Perceraian sebenarnya bukan pilihan yang tepat. Namun karena tidak tenangnya hati dan tidak adanya titik temu penyelesaiannya maka pasangan tersebut memilih untuk pisah alias cerai.
Perceraian adalah jalan pintas yang sebenarnya bisa memicu permasalahan baru yang berdampak kepada pertumbuhan anak-anak anda terutama dalam hal psikologis. Jadi, alangkah baiknya sebelum perceraian terjadi, pasangan tersebut bisa mengambil langkah agar dapat mengembalikan keharmonisan keluarga tersebut. dengan cara mencari solusi keluarga harmonis.
Biasanya rahasia pasutri yang paling sering digunakan dalam mencari solusi keluarga harmonis adalah dengan meminta saran dari orang tua pasangan tersebut, atau bisa juga dengan meminta saran dari mertua. Biasanya seorang anak akan patuh dan mendengarkan apa yang orang tua katakan. Karena walaupun pasangan tersebut sudah menjadi orang tua, namun tetap orang tua mereka yang bisa memberikan ketenangan tersendiri.
Kemudian, dalam meningkatkan keharmonisan keluarga dapat dengan saling intropeksi diri. Ada kalanya memang kita harus sendiri untuk memikirkan kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan. Dengan kesendirian tersebut maka kita dapat mengukur setinggi apa tingkat kerinduan kita terhadap pasangan kita.
Selain itu, solusi keluarga harmonis adalah saling mendengarkan pendapat pasangan anda. Kebanyakan dari pasangan selalu menggunakan emosi mereka tanpa mendengarkan pendapat dari pasangannya. Sehingga tidak ada titik temu dari permasalahan tersebut.
Dengan begitu anda bisa meningkatkan lagi keharmonisan keluarga anda. Apabila cara tersebut masih tidak bisa, carilah solusi keluarga harmonis dengan menyesuaikan permasalahan apa yang sedang dihadapi.

"Subhanallah Walhamdulillah Walailaha illallah Wallahu Akbar "

Allahumma inni 'a'u zubika min fitnatil masi khid dajjal - Ya ALLAH, aku pohon perlindungan MU daripada fitnah Dajjal..

*

"Lazimkan membaca  
subha nallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akhbar, kerana semua itu dapat menghapuskan dosa sebagaimana gugurnya daun dari pohon". (HR Ibnu Majah)

Dari Ibnu Mas’ud رضي الله عنه, beliau berkata: 

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda: “Saya bertemu dengan Nabi Ibrahim عليه السلام – ketika malam saya diisra’kan dan Baginda bersabda: Wahai Muhammad, sampaikanlah salam dari padaku kepada umatmu, dan beritahukanlah kepada mereka, bahawasanya syurga itu subur tanahnya, manis airnya, terhampar luas dan tanamannya adalah ucapan zikir, 

 سُبْحَانَ اللهِ ، وَالْحَمْدُ ِللهِ ، وَ لآ إِلهَ إِلاَّ اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ 
(Subhanallahi walhamdulillah walaa ilaaha illallahu wallahu akbar). 
 (HR At Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah r.a. bahawa Rasulullah shallaAllahu `alaihi wa sallam bertemu dengannya. Dia sedang menanam tanaman, lalu Rasulullah bertanya, "Apa yang sedang engkau tanam ?" Aku menjawab, "Satu tanaman wahai Rasulullah". Rasulullah bersabda, "Mahukah aku beritahu tanaman yang lebih baik dari ini ?

" Tanaman itu ialah Subhanallah, Walhamdulillah, Walailaha illallah, Wallahu Akbar (Maha suci Allah, segala puji bagi-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar). Setiap satu bacaan akan ditanam untukmu sebatang pokok di Syurga. (HR At Tirmidzi)

"Semut Bertasbih "

Allahumma inni 'a'u zubika min fitnatil masi khid dajjal - Ya ALLAH, aku pohon perlindungan MU daripada fitnah Dajjal..

Semut Bertasbih

*


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

قرصت نملةٌ نبيًّا من الأنبياءِ ، فأمر بقريةِ النملِ فأُحْرِقت، فأوحى اللهُ إليه: أن قرصتك نملةٌ أحْرَقتَ أُمةً من الأُممِ تُسَبِّحُ؟

"Seekor semut menggigit seorang Nabi. Lalu, Nabi tersebut memerintahkan supaya perkampungan semut itu dibakar. Lalu Allah Ta'ala mewahyukan kepada Nabi tersebut: Hanya seekor semut yang menggigitmu, (kenapa) engkau membakar SATU UMAT daripada pelbagai UMAT YANG BERTASBIH? " [Shahih Bukhari (3309), Shahih Muslim (2241)]

"Perasaan & Emosi Hasil Reaksi Kimia?

Subhanallah… Semua perasaan dan emosi adalah hasil reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh. Reaksi-reaksi ini bertanggung jawab untuk membuat perasaan menjadi sebuah emosi negatif seperti marah dan sedih, serta emosi positif seperti cinta dan kebahagiaan. Berikut ini adalah jenis-jenis hormon yang membuat perasaan kebahagiaan atau yang biasa disebut dengan hormon kebahagiaan dan cara meningkatkan hormon kebahagiaan tersebut :
  1. Endorfin adalah obat penghilang rasa sakit alami pada tubuh dengan cara memblokir rasa sakit. Cara untuk meningkatkan kadar endorfin diantaranya dengan latihan untuk mengatasi rasa sakit kronis seperti latihan anaerobik dan bisa juga dengan mengkonsumsi makanan pedas karena reseptor pada lidah mengirimkan pesan ke otak sebagai rasa sakit, sehingga otak akan melepaskan endorfin.
  2. Serotonin adalah hormon kunci kebahagiaan, karena mengatur suasana hati, mencegah depresi, mencegah iritasi dan bersosialisasi. Cara untuk meningkatkan kadar serotonin dengan cara berjemur di bawah sinar matahari, karena sinar matahari memicu tubuh untuk memproduksi vitamin D yang memicu pelepasan serotonin, mengingat kenangan-kenangan yang bahagia, mengkonsumsi makanan yang mengandung tryptophan yang diubah oleh tubuh menjadi serotonin seperti susu dan jagung, dan melakukan aerobik karena tubuh akan memproduksi serotonin ketika akan melakukan aerobik
  3. Dopamin adalah hormon kesenangan yang dilepaskan ketika kita berusaha untuk menuju suatu tujuan. Dopamin memotivasi untuk bekerja keras, fokus dan membuat perasaan waspada secara mental. Cara untuk meningkatkan kadar dopamin pada tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan menentukan sebuah tujuan baik secara harian dan bulanan.
  4. hormon-oksitosin-atau-hormon-cinta-atau-hormon-kebahagiaanOksitosin adalah hormon cinta yang dihasilkan dengan jumlah besar saat berhubungan seksual, memeluk dan melahirkan. Oksitosin juga meningkatkan perasaan cinta dan kepercayaan. Cara untuk meningkatkan kadar oksitisin pada tubuh dengan merilekskan diri dengan pemijatan atau memeluk pasangan dan keluarga.
Hormon-hormon kebahagian sangat efektif untuk membuat perasaan bahagia tetapi mereka memiliki keterbatasan. Efek dari endorfin hanya sementara, seperti melakukan olahraga akan membuat perasaan menjadi lebih baik setelah bertengkar dengan orang lain, tapi tak lama kemudian akan teringat lagi dengan kemarahan sebelumnya. Terlalu banyak dopamin pun tidak sehat karena dapat menyebabkan kecanduan.
Sumber : Healthmeup

Selasa, 20 Januari 2015

"Sering Senyum atau Marah?"

Apakah Anda termasuk orang yang suka marah dan mudah melampiaskan emosi kepada orang lain? Percaya atau tidak, kebiasaan suka marah-marah ternyata berefek negatif pada kesehatan Anda.

Apa  efek emosi negatif terlalu sering marah?


Dr. Masaru Emoto (penulis The Healing & Discovering the Power of The Water) dan Martien Seligman (Penemu Psikologi Positif dan Penulis The Authentic Happiness).
Hasil penelitian terbukti  90% PENYAKIT BERASAL DARI PIKIRAN !!!

Penyakit itu 90% berasal dari pikiran, 10%-nya dari pola makan. Gak Percaya? Lihat Orang Gila, makan apa pun fisiknya sehat karena pikirannya selalu Happy.







Berikut korelasi daftar penyakit dengan pikiran negatif: Masuro Emoto Kita mesti berfikir positif, 






sebab, jika Kita banyak berfikir negative, maka;

1. Jika sering membiarkan diri kita stress maka kita akan mengalami. gangguan pencernaan.
2 Jika sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung.
3. Marah selama 5 menit akan menyebabkan system immune tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.
4. Jika mudah tersinggung maka kita akan terkena insomnia (susah tidur).
5.Menyimpan kepahitan akan menyebabkan Imun kita mati, dan dari situlah bermula banyak penyakit seperti streess, kolesterol, hipertensi, Serangan jantung, stroke, Arthritis, dll.
6. Jika sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah.
7. Jika sering membiarkan rasa takut yg berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal.
8.Jika suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna).
9. Jika suka marah bisa sakit Hepatitis.
10. Jika sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah.
11.Jika sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula).
12.Jika sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis (memori & kontrol fungsi tubuh berkurang).
13. Jika sering bersedih, bisa menderita leukemia.

H. Ahmad Faiz Zainuddin, S.Psi, M.Sc. (Founder & Master Trainer)

SEFT, Justru solusi atasi berbagai masalah.


Ingin Sehat ? 
Pasti YA.  Lakukan pemberdayaan diri miliki tekhnik SEFT 

Tanpa obat-alat, 5-30 menit SEHAT melalui tekhnik SEFT 

Tehnik SEFT justru membantu Wujudkan Ketenangan, Kedamaian dan Kebahagiaan Hati

SEFT bebaskan hati dari segala macam emosi negatif



Banyak buku yang membahas tentang Positive Thinking, dan dalam buku-buku Mind Body Medicine, sangat banyak diulas hal-hal seperti ini. Bagaimana Pikiran mempengaruhi kesehatan.






 Berikut seperti dilansir oleh laman Magforwomen:
  • Pusing. Marah-marah cenderung meningkatkan tekanan darah seseorang, termasuk di pembuluh darah di kepala. Akibatnya, kepala akan terasa pusing dan migrain bila Anda sedang naik darah. Ini karena aliran darah di kepala meningkat drastis.
  • Gangguan pencernaan. Bila seseorang sedang marah, maka asam lambung akan meningkat dan situasi di sistem pencernaan Anda menjadi tidak kondusif. Akibatnya kadang perut terasa mual, maag, sembelit, perut sakit, atau refluks.
  • Jantung. Orang yang hobi marah-marah mudah sekali terserang penyakit jantung. Ini karena marah memicu stres dan tekanan darah yang meningkat. Berbagai penelitian membuktikan jantung pun terkena akibat buruknya.
  • Depresi. Marah-marah berlebih sebenarnya terkait dengan stres, dan dapat berlanjut ke depresi karena banyak hal yang tak sesuai dengan apa yang ia inginkan.
  • Darah tinggi. Tekanan darah tinggi terjadi bila emosi tak stabil. Karenanya jaga emosi Anda agar tak mengalami tekanan darah tinggi.
  • Imun tubuh menurun. Marah-marah terkait dengan stres, dan itu berpengaruh terhadap sistem imun tubuh. Bila Anda sering marah, maka penyakit yang disebabkan virus mudah sekali hinggap. Misalnya flu, batuk, dan demam.

Sakit 90% karena psikologis

Perlu kita pahami bahwa kesehatan 90% dipengaruhi oleh psikologis dan 10% dipengaruhi oleh obat dan nutrisi. Itulah kenapa terkadang orang yang sakit penyakitnya sulit sembuh karena dia stress memikirkan biaya berobat, merepotkan banyak orang, obat yang pahit, jarum suntik, suasana dll ditambah lagi nama tempatnya “Rumah Sakit” coba kalau “Rumah Sehat” Inshaa Allah lebih baik, kita kan datang ke sana untuk jadi sehat bukan jadi sakit. The American College of Family Physicians memperkirakan bahwa 90% penyakit disebabkan oleh faktor psikogenik (pikiran), bukan organogenik (fisik). Untuk memahami terjadinya penyakit psikosomatis, maka kita perlu mengetahui beberapa hukum pikiran, emosi apa saja yang menyebabkan munculnya penyakit. Bagaimana mengelola emosi dan menangani penyakit psikosomatis tersebut
 
Setiap hari banyak sekali kejadian yang tidak kita inginkan, seperti contoh kondisi macet di jalan, berita media, Acara TV, kesel, jengkel dll akhirnya karena tidak berani diekpresikan, semua kegalauan itu dipendam dan menjadi sampah-sampah emosi yang tidak bisa dikeluarkan. Jika tidak segera dikeluarkan, sampah emosi tersebut akan menimbulkan masalah-masalah kesehatan.
Kesehatan dipengaruhi oleh 5 Faktor :
  1. Manajemen Stress
  2. Buah dan Sayuran
  3. Minum Air Putih
  4. Olah Raga
  5. Hindari toksin/racun

Berikut ini perbedaan Obat sintetis dan herbal, dikutip dari buku Natural Healing Course – HPA Internasional.
1. Sumber
Obat kimia berasal dari barat, seperti kita ketahui sebelum datang masa renaisance ( masa kebangkitan) bangsa barat merupakan bangsa yang bodoh yang tidak memiliki pengetahuan dan kebudayaan. Barulah setelah mereka belajar dari islam dan timur mereka akhirnya mendapatkan eksistensi dan kekuasaan. Sampai saat ini kitab Ibnu Sina masih dipergunakan sebagai sumber literature di fakultas-fakultas kedokteran di eropa

2. Menggunakan bahan sintetis ( buatan )

Contoh bahan organik adalah air (H2O) ion H dan ion O terbentuk secara alami di alam bukan disatukan secara sengaja di laboratorium. Sedangkan obat sintetis penyatuannya dilakukan di laboratorium secara tidak alami. Sedangkan tubuh manusia sendiri Allah swt desain hanya bisa sinkron (harmonis) dengan zat-zat  yang sifatnya alami.


3. Diserap Tubuh

Obat kimia 50% - 70% diserap dan sisanya mengendap di ginjal, darah, otak dll inilah kenapa orang yang berobat dengan obat kimia, seringkali berakhir dengan gagal ginjal. Dikarenakan obat kimia itu butiran molekulnya kasar dan sulit diserap tubuh sehingga menjadi toksin yang melemahkan imunitas tubuh dan juga membunuh mikroorganisme dan enzim yang diperlukan tubuh (bersifat antibiotik). Sedangkan obat herbal 90% diserap dan sisanya dibuang melalui Buang air dan keringat, karena obat herba butirannya lembut dan mudah diserap


4. Hanya meredakan

Sebagian besar obat kimia tidak dapat berfungsi untuk menghilangkan, hanya meredakan sakit dengan cara menyumbat sel- sel syaraf.. lihat saja iklan obat-obatan yang di TV apa ada yang slogannya "Menghilangkan" ?.. kebanyakan hanya meredakan atau meringankan.. contoh : paracetamol sebenarnya tidak menghilangkan demam, hanya memaksa keluarnya keringat agar suhu badan menurun. Contoh lainnya, kemoterapi yang merupakan cairan berbahan dacarbazine yang merupakan hasil reaksi nuklir, silahkan cek fakta-faktanya di google. Tetapi ada juga obat sintetis yang berfungsi menghilangkan.


5. Efek

Obat kimia efeknya memang cepat tapi merusak tubuh, sehingga di lain waktu penyakit tersebut akan datang kembali dengan penyakit bawaan lainnya, hasil kerusakkan tubuh. Sedangkan obat herba efeknya tidak secepat obat kimia, tapi mencegah penyakit datang kembali

6. Belum Jelas Halal (syubhat)

Industri terbesar ke 2 dunia setelah industri militer adalah industri farmasi. Siapakah pemiliknya? Sudahkah halal obat-obatan yang kita konsumsi? Apakah ada label halal di kemasannya? Kemana dana hasil penjualannya? Silahkan cek informasinya di google. Beberapa informasi yang saya peroleh dari pakar thibbun nabawi adalah bahwa di luar negeri ada sekelompok kecil orang yang tidak suka dengan umat islam, mereka takut dengan doa umat islam karena mereka paham bahwa doa adalah senjata terkuat. Sehingga mereka berusaha agar umat islam banyak memakan zat-zat yang haram atau syubhat berharap zat-zat tersebut bisa menghalangi terkabulnya doa. Pernahkah berpikir, kakek dan nenek kita saja tidak pernah diimunisasi tapi mereka rata-rata sehat, atau orang-orang zaman dahulu ketika hamil jarang ada yang sungsang, kalaupun sungsang masih tertolong tanpa operasi sesar. Menurut saya salah satu jawabannya, karena orang-orang zaman dahulu sedikit sekali memiliki sampah emosi, mengingat zaman dulu kan belum ada TV, media dll sehingga mereka terhindar dari stress mereka masih selalu disibukkan oleh ibadah, dari segi fisik mereka masih memakan makanan alami seperti buah dan sayuran, selalu minum air putih dan banyak berjalan kaki atau berlatih bela diri sebagai bentuk olah raga.

Terlepas dari kekurangannya keberadaan obat-obatan sintetis masih diperlukan, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
Jadi baiknya mulai saat ini, kita perlu berperilaku sehat, bersikap arif, positif, bijaksana, maksimalisasikan diri kita, saling berhubungan, saling mengis- melengkapi dan membutuhkan, memilikili wawasan luas bahwa banyak solusi mengarahkan kekebahagiaan dan  kesuksesan.
 
Ingin sehat, kuasai dan lakukan tekhnik SEFT Tanpa obat-alat, 5-30 menit SEHAT melalui tekhnik   * SEFT 
 
SEFT   membantu Wujudkan Ketenangan, Kedamaian dan Kebahagiaan Hati  

 SEFT  for Healing bebaskan diri  dari emosi negatif
Miliki segera tekhnik SEFT



 

Info

Training, Terapi, Konsultasi  SEFT  hubungi
0816 1928 845

 


Jumat, 09 Januari 2015

"Taubat Nashuha"


#TaubatNashuha


 وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

" …Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." [An-Nuur: 31]

Dzat Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb-mu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang beriman yang bersamanya, sedangkan cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan, ‘Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.” [At-Tahrim : 8]

PENGERTIAN TAUBAT NASHUHA
Taubat nashuha adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah Ta'ala yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dari dosa yang pernah ia lakukan karena sengaja atau lupa dengan kembali secara benar, ikhlas, percaya, dan berhukum dengan ketaatan yang akan mengantarkan hamba tersebut kepada kedudukan para wali Allah yang bertakwa serta menjauhkan antara ia dengan jalan-jalan syaitan.

WAJIBNYA TAUBAT NASHUHA
Ketahuilah wahai hamba yang bertaubat, semoga Allah memberikan taufiq kepadamu untuk melakukan taubat yang akan menghapus dosa sebelumnya dan semoga Allah membekalimu dengan takwa, bahwa taubat nashuha adalah fardhu 'ain atas setiap muslim.

Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang berfirman:
"…Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." [An-Nuur: 31]

Dzat Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang juga berfirman
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya … ." [At-Tahriim : 8]

Allah Yang Maha Penyayang telah berfirman melalui lisan Nabi Syu’aib :
"Dan mohon ampunlah kepada Rabb-mu, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih." [Huud: 90]
Ayat-ayat yang mulia lagi tegas ini, sesuai dengan hadits-hadits yang mulia dan shahih.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوْبُ إِلَى اللهِ فِي اْليَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ

“Wahai sekalian manusia bertaubatlah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah seratus kali dalam sehari.”[1]

Karena itulah umat Islam -semoga Allah menambahkan kemuliaan kepada umat ini- telah sepakat akan wajibnya melakukan taubat.

Imam al-Qurthubi rahimahullah berkata dalam kitab al-Jaami’ li Ahkaamil Qur’aan, “Umat telah sepakat bahwa taubat adalah kewajiban (fardhu) atas orang-orang mukmin.”

Dalam kitab Mukhtashar Minhaajul Qaashidiin, Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah berkata, “Umat telah ijma' (sepakat) akan wajibnya taubat.”

Maka bersegeralah kalian wahai para hamba Allah untuk menuju kepada-Nya, niscaya kalian akan mendapatkannya sebagai Dzat Yang Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang serta berjalanlah di atas jalan orang-orang mukmin yang bertaubat, niscaya Rabb kalian akan membangkitkan kalian pada kedudukan yang mulia lagi terhormat.

SETIAP ANAK ADAM PASTI BERSALAH
Di antara hal yang memperkuat akan wajibnya taubat nashuha agar dilakukan secara kontinyu dan secepat mungkin adalah bahwa manusia manapun tidak akan pernah lepas dan tidak akan selamat dari kekurangan, namun setiap makhluk bertingkat-tingkat dalam kekurangan tersebut sesuai dengan takdirnya masing-masing, bahkan pada asalnya mereka pasti memiliki kekurangan. Dan hal itu ditutupi dengan taubat nashuha.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

“Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.”[2]

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
 أَنَّ اْلعِبَادَ لَمْ يُذْنِبُوْا، لَخَلَقَ اللهُ خَلْقًا يُذْنِبُونَ، ثُمَّ يَغْفِرُ لَهُمْ، وَهُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
“Seandainya para hamba tidak melakukan dosa niscaya Allah akan menciptakan makhluk lain yang melakukan dosa, kemudian Allah akan mengampuni mereka, dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[3]

Maka marilah wahai para hamba Allah kita bersegera melakukan taubat nashuha yang akan mensucikan ruh dari segala kotoran-kotorannya dan membersihkan hati dari raan (karat)nya. Karena dosa-dosa adalah karat yang melekat pada hati dan penghalang dari segala hal yang dicintai dan berpaling dari hal-hal yang akan menjauhkan hati dari sesuatu yang dicintai secara syara’ adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ، فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ مِنْهَا، وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ فَذَلِكُمُ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي كِتَابِهِ
“Sesungguhnya apabila seorang mukmin melakukan dosa, maka akan terjadi bintik hitam di dalam hatinya. Jika ia bertaubat dan melepaskan dosa tersebut serta beristighfar, maka hatinya akan dibersihkan. Namun, jika ia menambah dosanya, maka bintik hitam tersebut pun akan bertambah hingga menutupi hatinya. Maka itulah yang dimaksud dengan raan (karat) yang disebutkan oleh Allah dalam kitab-Nya, ‘Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.’ [Al-Muthaffifin: 14].”[4]

ANJURAN UNTUK MELAKUKAN TAUBAT NASHUHA
Allah Subhanahu Wa Ta'ala   telah menganjurkan untuk melakukan taubat dan beristighfar, karena hal itu lebih baik daripada gemar melakukan dosa yang terus-menerus dilakukannya.

Allah Ta’ala berfirman:
" …Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengadzab mereka dengan adzab yang pedih di dunia dan di akhirat dan mereka sekali-kali tidak mempunyai seorang pelindung dan penolong pun di muka bumi." [At-Taubah: 74]

Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang juga berfirman:
"Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [Al-Maa’idah: 74]

Karena itulah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam selalu memperbanyak taubat dan istighfar (memohon ampunan) sehingga para Sahabat beliau menghitung ucapan beliau dalam suatu majelis:
رَبِّ اغْفِرْلِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُوْرُ
“Wahai Rabb-ku ampunilah aku, terimalah taubat-ku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Pengampun.” Sebanyak seratus kali.[5]

Demikian pula para Nabi dan Rasul-Rasul Allah, mereka senantiasa menganjurkan kaum-kaum mereka untuk bertaubat. Allah Ta’ala berfirman melalui lisan Nabi Shalih :

"Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shalih. Shalih berkata, 
'Hai kaumku, beribadahlah kepada Allah, sekali-kali tidak ada bagimu ilah selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari tanah dan menjadikan pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabb-ku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (do’a hamba-Nya)." [Huud: 61]

Semoga Allah merahmati al-Qurthubi rahimahullah yang dalam kitab Tafsiirnya (V/92) telah menganggap baik perkataan Muhammad al-Waraq yang mengatakan :

قَـدِّمْ لِنَفْسِكَ تَوْبَـةً مَرْجُـوَّةً

قَبـْلَ الْمَمَاتِ وَقَبْـلَ حَبْسِ اْلأَلْسِنِ

بَـادِرْ بِهَا غَلْـقَ النُّفُوْسِ فَإِنَّهَا

ذُخْـرٌ وَغَنَـمٌ لِلْمُنِيْبِ اْلمُحْـسِنِ

Berikanlah taubat yang diharapkan untuk jiwamu,
sebelum kematian dan sebelum lisan-lisan dibelenggu.
Bersegeralah menutup jiwa dengan taubat karena sesungguhnya,
taubat adalah simpanan dan harta berharga bagi orang yang ingin kembali lagi berbuat kebaikan.

Wallahu a'lam..

Sumber :
At-Taubah an-Nashuha fi Dhau-il Qur'an al-Karim wal Ahadits ash-Shahihah,
Penulis : Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali,
Edisi Indonesia : Luasnya Ampunan Allah,
Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir.