Sabtu, 27 September 2014

Menabung di Bank atau Unit Link Syariah??


 http://www.bijak.net/wp-content/uploads/2014/08/warren-buffet9-400x400.jpg


Menabung di Bank atau Unit Link Syariah??  

Jangan menabung dari apa yang tersisa setelah berbelanja, tapi berbelanjalah dari yang tersisa setelah Anda menabung.

Menabung di Bank atau Unit Link Syariah??
Jika Anda, seorang pria, usia 25 tahun dan perokok, ingin menabung secara rutin Rp.500 ribu per bulan, selama 10 tahun dan isi tabungan akan diambil saat usia 55 tahun, kemana sebaiknya anda menabung?

Tentu ke tempat menabung yang memberikan keuntungan lebih banyak kepada Anda!

Dimana itu?

Berikut perbandingan antara menabung di bank dan di Unit Link Syariah. Dengan asumsi seperti di atas.

Menabung di bank :
  • Rp.500 ribu per bulan selama 10 tahun
  • Uang tabungan tidak pernah diambil sama sekali hingga usia 55 tahun. Jumlah uang di tabungan saat usia 55 tahun adalah Rp.315.483.355,-
  • Tidak ada bonus. Jika suatu ketika mengalami sakit, atau cacat, rencana menabung dapat diteruskan atau tidak?
Menabung di Unit Link Syariah:
  • Rp.500 ribu per bulan selama 10 tahun
  • Uang tabungan tidak pernah diambil sama sekali hingga usia 55 tahun. Jumlah uang di tabungan saat usia 55 tahun adalah Rp.789.319.000,-
Masih ada bonus, berupa:
  • Asuransi Jiwa sebesar Rp.200 juta
  • Asuransi Kondisi Kritis Rp.50 juta
  • Asuransi Kecelakaan atau Cacat RP.200 juta
  • Asuransi Rawat Inap Rp.560ribu per hari
  • Asuransi Rencana Menabung Rp.6 juta per tahun (jika tidak bisa meneruskan rencana menabung karena sakit atau cacat, maka rencana menabung diteruskan oleh Unit Link)
Menurut Anda, mana yang lebih menguntungkan?

Jika anda melihat keuntungan yang lebih banyak dan bisa anda nikmati adalah menabung di Unit Link Syariah. Baik untuk tujuan program dana pensiun, dana pendidikan maupun pengembangan modal.
0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar