Senin, 28 Januari 2019

TAK ADA DUA CINTA DALAM SATU HATI

Allah SWT berfirman kepada Nabi Dawud a.s.: “Katakan kepada hamba-hamba-Ku yang berbondong-bondong menuju kepada kecintaan-Ku, ‘Apa ruginya bagi kalian bila Aku menutup diri dari para makhluk-Ku, sementara Aku angkat tirai antara Aku dan kalian sehingga kalian dapat melihat Aku dengan mata batin kalian?

Apa ruginya kalian Aku jauhkan dari dunia, sementara Aku bentangkan agama-Ku untuk kalian? Apa ruhinya manusia mencemooh dan menghina kalian, sedangkan kalian sendiri telah memperoleh keridhaan-Ku.

Bayangkan engkau mencintai-Ku! Jika engkau mencintai-Ku, maka Aku akan keluarkan kecintaan dunia dari hatimu. Sebab, kecintaan kepada-Ku dan kecintaan pada dunia tidak dapat menyatu dalam satu hati.

Wahai Dawud! Kekasih-Ku menjauh dari dunia sejauh-jauhnya, sedangkan ahli duna merengkuhnya sekuat-kuatnya. Serahkan urusan agamamu sepenuhnya kepada-Ku dan jangan serahkan kepada manusia. Jika sudah jelas bagimu bahwa sesuatu itu selaras dengan langkahmu menuju cinta-Ku, maka peganglah kuat-kuat dan jangan lepaskan!

Namun, jika sesuatu itu masih meragukan dan sulit ditentukan, maka serahkan kebenarannya kepada-Ku. Aku akan segera bertindak membimbing dan meluruskanmu. Aku akan menjadi pembimbing dan petunjuk jalan bagimu. Aku berikan kepadamu apa yang tidak akan kamu minta. Aku juga memberimu pertolongan dalam menghadapi bermacam-macam kesulitan.

Aku telah bersumpah pada diri-Ku sendiri bahwa Aku tidak akan memberi pahala keculai kepada hamba yang sudah Aku ketahui semangat pencarian dan kehendaknya untuk memeluk-Ku dan terus menerus merasa membutuhkan Aku.”

--Imam Al-Ghazali dalam kitab Al-Mahabbah wa asy-Syawq wa al-Uns wa ar-Ridha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar