Minggu, 27 Februari 2011

"Belajar Sungguh Mengasyikkan"


Pasti, sebab belajar dapat dikemas menjadi kegiatan yang mencerahkan dan mengasyikkan. Sehingga, budaya cara belajar orang-orang sukses yang mengakui bahwa belajar itu sungguh mengasyikkan.

Caranya tergantung pada niat dan langkah mengenal cara belajar yang dipola sendiri; mulai dari gaya belajar, waktu, bahkan trik-trik jitu supaya belajar asyik dan tetap efektif. Semua kegiatan belajar tersebut bisa dikondisikan dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Setiap pembelajar, selalu pikiran positif. katakanlah, “aku bisa”. Bukankah Thomas Alfa Edison berkali-kali mengalami kegagalan, bahkan selalu mendapatkan cemoohan agar ia berhenti melakukan percobaannya. Akan tetapi, ia tidak pernah menyerah dan patah semangat sedikit pun, sampai akhirnya bisa menemukan lampu pijar.

Belajar dari ‘keasyikan’ Thomas Alfa Edison dalam ‘belajar’ menemukan lampu pijar, sejatinya kita juga bisa memformat belajar itu jadi asyik. Karena kesuksesan Thomas Alfa Edison hanya disebabkan dua hal: niat dan berusaha menemukan cara ‘belajar’ sendiri yang mengasyikkan agar bisa menghasilkan lampu pijar.

Belajar jadi asyik dan tetap efektik ada enam.

  1. Belajar setiap hari;
  2. Tanyakan sampai jelas hal-hal yang belum dipahami kepada guru atau teman yang pintar;
  3. Baca materi plus referensi pelajaran untuk besok;
  4. Buat daftar pertanyaan;
  5. Kelima, cari referensi sebanyak-banyaknya; dan
  6. Rajin berdiskusi dengan teman.

Jadi, ‘belajar sungguh asyik’ keteraturan kita menata segala hal yang berhubungan dengan belajar, dari mengatur waktu belajar hingga kita paham tentang materi. Karena dengan mengikat segala hal yang membuat asyik dalam belajar, keinginan untuk terus belajar dan belajar, membaca dan menulis-pun kian meningkat.

Selalu bersemangatlah untuk belajar. Baca kisah-kisah orang sukses untuk selalu menemukan motivasi dalam belajar.

Selamat belajar, salam sukses & bahagia selamanya. Amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar